TintAMeraH.info-KAB.TANGERANG||Dalam upaya mendukung pemerataan pendidikan berkualitas dan menekan angka putus sekolah, SMK Teknologi Wirabuana menggelar kegiatan silaturahmi bersama pengurus lingkungan di Desa Sukaharja, kecamatan Sindang Jaya, kabupaten Tangerang, Sabtu (17/01/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Jalan Pasar Kemis-Cikupa ini dihadiri langsung oleh Kepala Sekolah SMK Teknologi Wirabuana, Yusup R. Wahyudinata, SE, M.Pd, beserta jajaran wakil kepala sekolah, Binamas Desa Sukaharja, Jaro Dahlan, serta para Ketua RT dan RW dari lingkungan RW 02 Desa Sukaharja.
Dalam kesempatan tersebut, Yusup R. Wahyudinata, SE, M.Pd menjelaskan bahwa sekolahnya kini menerapkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang selaras dengan filosofi pendidikan inklusif dari Kemendikdasmen. Sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat sekitar, sekolah meluncurkan program “Wirabuana Peduli Sukaharja”.
“Kami ingin memastikan tidak ada lagi anak-anak di wilayah Sukaharja yang putus sekolah karena kendala biaya. Melalui program Wirabuana Peduli,
Kami memberikan potongan uang pangkal sebesar 50 persen. Bahkan, untuk anak yatim dan piatu, kami gratiskan 100 persen tanpa biaya pendidikan apa pun,” ujar Yusup saat diwawancarai awak media.
Lebih lanjut, Yusup menjelaskan bahwa SPMB tahun ini menitikberatkan pada jalur domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi tujuannya agar setiap anak mendapatkan pendidikan bermutu di sekolah yang dekat dengan tempat tinggal mereka.
“Kami mengedepankan kemudahan dan fleksibilitas melalui jalur domisili agar warga sekitar bisa menikmati pendidikan berkualitas tanpa beban jarak dan biaya yang tinggi,” tambahnya.
Acara silaturahmi ini juga menjadi ajang diskusi antara pihak sekolah dengan para ketua RT dan RW untuk mendata siswa yang membutuhkan bantuan pendidikan.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan akses informasi mengenai program beasiswa dan kebijakan baru pendidikan dapat tersampaikan secara merata kepada seluruh wali murid.
“Harapan kami, warga Desa Sukaharja dapat menempuh pendidikan dengan baik dan bermutu, kami berkomitmen untuk terus mengawal agar generasi muda di wilayah ini tetap bersekolah demi masa depan yang lebih baik,” pungkas Yusup.













