banner

Rekayasa Lalulintas Dalam Kegiatan Rehabilitasi Jalan Kabupaten Tangerang, Titik Ds.Cikuya Kec. Solear Di Keluhkan Warga

  • Bagikan

Tintamerah~Kab. Tangerang

Paket kegiatan lanjutan Rehabilitasi jalan Tigaraksa-Cikuya kabupaten Tangerang provinsi banten, titik lokasi desa Cikuya kecamatan Solear di keluhkan warga.

Kegiatan yang menelan biaya dari APBD-P (Perubahan) kabupaten Tangerang tahun 2023 sebesar Rp. 1 381 817 000,- ( satu milyar tiga ratus delapan puluh satu juta delapan ratus tujuh belas ribu rupiah) di laksanakan oleh kontraktor pelaksana CV BUDI BAKTI WIRATAMA dengan nomor kontrak kegiatan 62010/PPK_BM/K/APBDP/DBMSDA/XI/2023 yang kegiatannya memasuki titik ke dua, yaitu titik Desa Cikuya kecamatan Solear memasuki tahapan awal yaitu pengupasan jalan beton lama yang sudah hancur.

Paket kegiatan Rehabilitasi jalan kabupaten Tangerang yang meliputi 2 titik lokasi diantaranya wilayah desa Cileles kecamatan Tigaraksa dan desa Cikuya kecamatan Solear, di awali dengan pengupasan jalan beton lama yang kondisinya sudah hancur, melibatkan alat berat excavator dan pengangkutan bobokan beton kembali menjadi sorotan masyarakat perumahan taman Adiyasa, dalam pelaksanaan kegiatan di titik wilayah desa Cikuya kecamatan Solear.

Pasalnya kegiatan yang mengakibatkan penyempitan jalan bahkan kadang kadang di lakukan penutupan lintasan mengakibatkan adanya rekayasa lalulintas yang di duga tidak mengantongi ijin baik ijin ANDALALIN dari dinas perhubungan kabupaten Tangerang maupun dari kepolisian Resort Tangerang maupun Sektor Cisoka, karena memanfaatkan jalan lingkungan perumahan taman adiyasa sebagai jalan alternatif.

Pengalihan lintasan yang memanfaatkan  jalan kawasan pemukiman  perumahan Taman Adiyasa, mengakibatkan gangguan kenyamanan masyarakat hingga malam hari, kendaraan truk material dan kendaraan besar lainya termasuk truk tronton sumbu tiga juga terlibat melintas, memasuki jalan perumahan taman Adiyasa,

Akibatnya menimbulkan adanya debu, bising, dan asap kenalpot kendaraan truk, yang mengakibatkan polusi udara yang cukup mengganggu kesehatan masyarakat perumahan di saat melintas hingga malam hari,

Kekhawatiran lain, jalan perumahan taman Adiyasa yang belum tersentuh APBD kondisi kerusakan nya sudah cukup parah, semakin parah, sementara hingga berita ini di tayangkan belum ada tindakan ketegasan dari dinas terkait, agar pelaksanaan kegiatan tidak berdampak menciptakan masalah baru yaitu merusak infrastruktur jalan wilayah lainya, dan mengganggu kenyamanan serta polusi udara, di wilayah lintasan yang berakibat merugikan warga masyarakat sekitar,

Sella, salah satu warga masyarakat perumahan Taman Adiyasa blok A, yang terdampak mengatakan,

Dengan adanya Rehabilitasi jalan kabupaten Tangerang, saya dan warga lainya cukup terganggu kenyamanan, dampak debu, bising dan polusi udara yang cukup mengganggu kenyamanan dan pernafasan sudah saya sampaikan keluhanya  kepada  kepala desa Cikasungka, M Supriyadi, tapi terkesan tidak di tanggapi serius, cuma di lempar ke sana sini, di suruh ke Rw, ke Kadus, kalau warga terdampak dengan adanya kegiatan Rehabilitasi jalan Raya, ke mana lagi saya harus menyampaikan keluhan, orang lain yang dapat keuntungan, tapi warga yang terdampak yang di rugikan, saya terpaksa harus mengeluarkan biaya pembelian krey, agar debu tidak masuk rumah, kendaraan, pakaian dan perabot rumah lainya jadi kumuh karena debu, udara jadi kotor  bikin sesak napas karena kenalpot truk tronton,” keluh Sella 17/12/2023

Sementara di lokasi kegiatan, tidak terlihat keberadaan pengawas, konsultan maupun pihak penanggung jawab kegiatan

Anggota BPAN (Badan Penelitian Aset Negara) Tim Investigasi BASUS D-88 Aliansi Indonesia (LAI), Mular Tri H. yang juga warga perumahan Adiyasa blok F, di rumah tinggalnya mengatakan,

Dengan adanya keluhan warga perumahan taman adiyasa blok A,B,F dan sekitarnya, di harapkan dinas terkait secepatnya melakukan kajian dan evaluasi kinerja kontraktor pelaksana CV BUDI BAKTI WIRATAMA, agar kegiatan tidak menimbulkan dampak yang berakibat merusak dan atau mengganggu kenyamanan warga sekitar, karena rekayasa lalulintas yang memanfaatkan jalan perumahan Taman Adiyasa bukan jalan raya, apalagi sampai truk tronton yang melintas, jelas bukan kelas lintasnya, polusi udara karena debu, asap kenalpot bisa berdampak kepada kesehatan masyarakat perumahan Taman Adiyasa dan sekitarnya,” keluh Anggota Tim Investigasi Basus D-88 Lembaga Aliansi Indonesia, Mular Tri H. 17/12/2023

Penulis: Red.Editor: Hast.
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *