Tintamerah–Kab.Tamgerang –Organisasi kemasyarakatan (Ormas) Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten (BPPKB) ditegaskan bukan merupakan wadah untuk ajang pamer kekuatan atau gagah-gagahan. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Biro Hukum Ranting BPPKB Desa Cikuya, Ibrohim, S.H., yang akrab disapa Bram.
Pernyataan tegas ini disampaikan Bram saat menghadiri kegiatan pengukuhan Ketua Ranting BPPKB Desa Cikuya yang berlangsung di Kampung Pala, Desa Cikuya, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, pada Minggu (17/05/2026). Acara ini turut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Cikuya, Ade Blek, beserta jajaran tokoh masyarakat setempat.
Usai prosesi pengukuhan, Ibrohim mengingatkan kembali marwah organisasi kepada seluruh kader yang hadir. Menurutnya, kehadiran BPPKB harus membawa dampak positif dan menjadi mitra strategis pemerintah.
“BPPKB hadir untuk memberikan perlindungan, mempererat tali persaudaraan, serta mengedepankan pengabdian kepada masyarakat. Kita harus menjaga solidaritas, menjunjung tinggi hukum, serta menjadi wadah perjuangan demi kepentingan masyarakat dan seluruh anggota,” ujar Ibrohim tegas.
Lebih lanjut, Bram berpesan kepada jajaran pengurus dan anggota Ranting BPPKB Desa Cikuya agar senantiasa merawat kekompakan dan menjaga silaturahmi, baik di internal organisasi maupun dengan pihak luar.
Ia juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap garis instruksi organisasi agar roda BPPKB di tingkat ranting dapat berjalan dengan harmonis.
“Sangat penting bagi kita semua untuk tetap berada dalam satu komando bersama Ketua DPAC BPPKB Kecamatan Solear. Hal ini demi memastikan organisasi dapat berjalan dengan baik, kondusif, dan semakin solid ke depannya,” imbuhnya.
Di hadapan Kepala Desa dan para tamu undangan, Bram mengajak seluruh anggota untuk bersikap adaptif dan membuka diri terhadap kolaborasi demi kemajuan wilayah.
“Selain menjaga kekompakan internal, hadirnya Pak Kades Ade Blek di sini juga menjadi momentum bagi kami. Kami berharap seluruh anggota dapat membuka komunikasi yang baik dan bersinergi, baik dengan pihak pemerintahan desa maupun sektor swasta yang ada di wilayah ini,” pungkasnya.











