banner

Perkara Aksi Koboy Oknum Dosen Poltekkes Pangkalpinang, Terus Bergulir di Polda Babel

  • Bagikan

Pangkalpinang, Tinta Merah,-

Perkara Aksi ala koboy oknum Dosen yang melakukan pembacokan di kampus Poltekkes Pangkalpinang, kini memasuki babak baru. Rabu, 13 Desember 2023

Hal ini resmi ditangani Polda babel, setelah korban YT melaporkan Zl yang merupakan oknum Dosen Poltekkes Pangkalpinang, atas dugaan melakukan penganiayaan dengan Nomor laporan LP/B/95/XII/2023/SPKT/POLDA KEP. BANGKA BELITUNG.

Kini, kabarnya berkas perkara ini telah mulai bergulir dan dalam tahap penyelidikan.

Hal ini seperti disampaikan oleh Kasubdit Jatanras Kepolisian Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, AKBP Trihanto Nugroho mengatakan bahwa perkara tersebut sudah dalam proses penyelidikan.

Ia juga membenarkan, setelah korban YT melaporkan kasus tersebut, ada upaya mediasi yang dilakukan oleh pihak kampus tempat oknum pelaku ZL dan korban YT bekerja.

” Proses penyelidikan.
Pelapor barusan datang untuk pemeriksaan kembali oleh penyidik yg menangani, ada informasi tambahan bahwa benar setelah korban melapor ada upaya mediasi di kampus tempat bersangkutan bekerja.

Selanjutnya penyidik akan memanggil saksi2 yg diajukan oleh pelapor untk membuat terang dugaan pidana yg terjadi. Trims” ungkapnya Selasa (12/12)

Perihal inipun mendapat apresiasi dan tanggapan positip dari korban YT dan masyarakat lainnya, dan berharap agar perkara ini bisa segera ditindaklanjuti segera oleh Polda Babel.

“Kami memberikan apresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada Polda Babel yang telah menerima dan menindaklanjuti laporan kami. ujarnya

Ketika disinggung rencana kedepan, apakah masih membuka pintu perdamaian, Korban YT pun mengatakan

Belum ada upaya damai atau apapun dari yang bersangkutan bang, kita tetap lanjutkan upaya hukum”, ujarnya.

Seperti diketahui,  YT merupakan Security yang telah menjadi korban pembacokan, dan terlapor  ZL merupakan oknum Dosen Bidang Farmasi, dimana keduanya sama-sama bekerja di Poltekkes Pangkalpinang.

Dengan status terlapor, hingga kini ZL bungkam meski telah dikonfirmasi.

(Red)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *