Jawab Tantangan Ekonomi Warga, Kabid P2B Dinas Perikanan Kab.Tangerang Salurkan Ribuan Benih Ikan Lele Berteknologi Probiotik

TintAMerah.info-Kab.Tangerang–Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang resmi merealisasikan program inovatif bertajuk “Budayakan Batik” (Budidaya Ikan Bersih, Aman Pangan dengan Probiotik) di wilayah Desa Cikasungka, Kecamatan Solear. Langkah terobosan ini hadir sebagai solusi konkret dalam memanfaatkan lahan terbatas sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi warga berbasis teknologi ramah lingkungan.

Dalam aksi nyata di lapangan pada Minggu (31/8/2026), Kepala Bidang Pengelolaan Pemberdayaan Budidaya (P2B) Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang, Andriyani, menyerahkan langsung bantuan benih ikan lele beserta paket obat probiotik penjernih air kepada kelompok masyarakat penerima manfaat di Perumahan Taman Adiyasa (RW 07, meliputi wilayah RT 07, 08, dan 09).

Dalam sarana yang disiapkan, terdapat 10 unit kolam bundar berdiameter 1,7 meter beserta 5 unit aerator penunjang suplai oksigen. Dari total alokasi 10.000 ekor benih lele, pada tahap awal ini baru didistribusikan sebanyak 5.000 ekor (masing-masing 1.000 ekor untuk 5 kolam). Penundaan sisa benih dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama guna mengantisipasi risiko kematian akibat cuaca panas yang ekstrem belakangan ini.

Kabid P2B Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang, Andriyani, menegaskan bahwa penerapan teknologi probiotik dalam program “Budayakan Batik” bertujuan menekan penggunaan bahan kimia dan antibiotik, meminimalkan bau tak sedap pada media air, serta meningkatkan efisiensi penyerapan nutrisi pakan oleh ikan.

Selain menyerahkan bantuan fisik, kami memberikan arahan teknis singkat terkait penggunaan probiotik agar kualitas air tetap terjaga dan pertumbuhan ikan optimal. Sosialisasi serta pelatihan tata kelola budidaya yang mendalam akan menyusul dalam agenda khusus,” ujar Andriyani di lokasi penyerahan.

Program ini disambut antusias oleh warga setempat. Irwan, salah satu perwakilan anggota kelompok penerima manfaat di Perumahan Taman Adiyasa, menyampaikan apresiasinya atas respon cepat dan kepedulian Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang.

Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama di tengah kondisi ekonomi yang serba sulit saat ini. Dengan pendampingan teknologi probiotik ini, kami optimistis dapat mengelola kolam secara mandiri dan mencapai hasil panen yang maksimal,” ungkap Irwan.

Melalui keberhasilan percontohan di Desa Cikasungka ini, Program “Budayakan Batik” diharapkan dapat terus diperluas oleh Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang sebagai media pemberdayaan masyarakat yang higienis, efisien, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *